Skip to main content

Indra M. Firmansyah, Direktur & Head of Investment Pinnacle Investment, menyampaikan pandangan optimistisnya terhadap pasar menjelang akhir tahun 2025. Ia mencatat bahwa potensi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve maupun Bank Indonesia dapat menjadi katalis penting bagi kinerja pasar.

Di pasar ekuitas, Indra melihat ruang bagi kelanjutan tren kenaikan IHSG meski sempat diwarnai volatilitas di awal tahun. Ia menekankan perlunya pendorong pasar tambahan untuk menopang arus masuk modal yang lebih kuat ke pasar modal Indonesia.

Indra juga menyoroti sektor perbankan sebagai salah satu segmen dengan prospek imbal hasil yang menjanjikan di tahun mendatang. Sementara itu, saham-saham konglomerat diperkirakan tetap menjadi kontributor utama pergerakan IHSG di tahun 2025, meski kinerjanya perlu dicermati lebih seksama dalam menilai lanskap investasi untuk tahun 2026.

Berbagai pandangan ini disampaikan dalam percakapan Indra M. Firmansyah bersama Andi Shalini di Power Lunch CNBC Indonesia (Senin, 01/12/2025).Power Lunch (Monday, 01/12/2025).

Baca artikel lengkap dan tonton videonya melalui sumber